Bakat Menulis

Oleh: Badiatul Muchlisin Asti (Ketua Umum JPIN Pusat)

Badiatul Muchlisin Asti (Foto; dok. JPIN)

Sahabat JPIN, masih ingatkah saat masih kecil, dan untuk pertama kalinya belajar berjalan? Hmm, saat masih belajar berjalan, “jatuh-bangun” berkali-kali bukan? Rasanya tidak ada satu pun manusia di muka bumi ini (kecuali atas izin Allah), yang mendadak bisa berjalan dengan sendirinya tanpa melalu proses berlatih. Semua butuh proses.

Jatuh, bangun lagi. Jatuh lagi, bangun lagi. Jatuh lagi, bangun lagi. Begitu seterusnya. Hingga kemudian, sampailah kita pada puncak kesuksesan: bisa berjalan. Dengan gagah, kita pun berjalan tanpa sedikit pun gentar, meski sesekali masih sempoyongan.

Orangtua kita, dan orang-orang di sekeliling kita ketika itu, betul-betul all out dan powerful dalam menyemangati kita. Saat jatuh, mereka pun berkata “Ayo, bangun lagi nak! Bangun lagi!”. Kita pun bangun lagi. Saat terjatuh lagi, mereka pun menyemangati kita untuk bangun lagi. Meski kita jatuh berkali-kali, bahkan mungkin sampai kita terluka, mereka terus menyemangati kita. Sehingga kita pun termotivasi dan terus mencoba hingga berhasil berjalan.

Coba bayangkan, kalau saat belajar berjalan, jatuh-bangun berkali-kali, lalu saat terluka, orangtua kita bilang, “Udahlah nak, kayaknya kamu nggak bakat jalan deh! Udah, mulai sekarang nggak usah belajar berjalan lagi”. Kayaknya, bila demikian keadaannya, seumur-umur kita tak akan pernah bisa berjalan.

Badiatul Muchlisin Asti (kanan) saat berbagi kiat kepenulisan bersama Joko Syahban (penulis produktif, mantan wartawan GATRA) di sebuah event kepenulisan. (Foto: dok. Pribadi)

Apa dong konteks kisah di atas dengan dunia kepenulisan? Hmm, bila kita renungkan, sebenarnya sama. Untuk bisa menulis, dengan tulisan yang berkualitas, tak akan bisa tiba-tiba saja kita peroleh tanpa melalui proses berlatih. “Bisa menulis bagus” bukan anugerah atau keajaiban yang tiba-tiba saja jatuh dari langit. Ia pasti melalui proses jatuh-bangun, seperti saat kita belajar berjalan. Seperti saat belajar berjalan, yang dibutuhkan saat awal-awal menulis adalah semangat pantang menyerah, kontinuitas berlatih, dan keyakinan bahwa pada titik tertentu, kita akan berhasil.

Menulis sendiri adalah keterampilan yang bisa diasah oleh siapa saja. Siapa pun, dengan latar belakang pendidikan dan profesi apa pun, punya peluang yang sama untuk bisa menjadi seorang penulis atau menghasilkan karya tulis. Bakat? Saya katakan, “menulis perlu bakat itu” adalah mitos belaka. Kalau pun Anda masih ngeyel dan bersikukuh dengan pendapat bahwa “menulis itu perlu bakat”, maka dengan keteguhan hati saya ingin menyatakan kepada Anda, bahwa “semua orang berbakat menulis” sebagaimana saya kokoh berpendirian “semua orang berbakat bisa berjalan” (kecuali sebagian kecil saja karena sebab-sebab tertentu). Titik.

Saya sangat setuju dengan apa yang pernah dinyatakan oleh Andreas Harefa, seorang penulis lebih dari 30 buku laris. Katanya, “Yang mungkin diperlukan bukanlah suatu ‘bakat’ istimewa, tetapi lebih pada keinginan dan minat yang besar untuk mau belajar, membangun kebiasaan menuangkan gagasan lewat tulisan.

Nah, karena itu, menulislah sekarang. Dan jangan pernah berpikir lagi bahwa “menulis itu berkaitan dengan bakat”.

Sahabat JPIN yang budiman, CAMKAN ini, menulis adalah keterampilan yang bisa diasah oleh siapa saja. Berbakat menulis, tapi kalau tidak pernah diasah juga akan nonsens. Merasa tidak berbakat menulis, tapi kalau terus diasah, maka jalan untuk meraih kesuksesan di bidang penulisan akan terbuka lebar.

Bahkan BAKAT, kata seorang pakar, hanya memberi sentuhan 1 % saja, selebihnya yang 99 % adalah cucuran keringat alias ketekunan berlatih. Ingatlah kembali ‘petuah’ Prof. DR. Floyd G. Arpan yang tak henti-hentinya saya kutip “Kecakapan menulis tak akan begitu saja jatuh dari langit. Tetapi, kecakapan menulis baru bisa dicapai dengan jalan tekun berlatih.
Maka, menulislah sahabatku! Dan teruslah menulis! Salam kreatif. Semoga bermanfaat!*

This entry was posted in Writing Motivation. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s