Energi Kerinduan

Oleh: Badiatul Muchlisin Asti (Ketua Umum JPIN Pusat)

Badiatul Muchlisin Asti (foto: dok. JPIN)

Masih tentang kenangan. Namun kali ini tentang kerinduan. Kerinduan atas kenangan. Kenangan terhadap apa saja. Bila bisa mengelolanya, energi kerinduan itu ternyata bisa menjadi modal dahsyat yang dapat menghasilkan tulisan yang dahsyat pula. Sebuah tulisan yang amat menggugah dan menggetarkan jiwa.

Alkisah, ketika Kang Abik (panggilan akrab Habiburrahman El Shirazy) harus beristitrahat total karena kakinya patah akibat kecelakaan, ia didera kerinduan yang meluap-luap terhadap Mesir, tempat ia pernah menimba ilmu. Kerinduan itu mendera jiwanya. Maka, membuncahkan energi menulisnya. Mengalirlah kisah bersetting Mesir. Tentang seorang mahasiswa Al-Azhar University Cairo asal Indonesia yang bernama Fahri, yang “terjebak” cinta segitiga.

Kerinduan atas Mesir, melahirkan Ayat Ayat Cinta. (foto: internet)

Kisah yang kemudian diberi judul Ayat Ayat Cinta dan awalnya dimuat secara bersambung di Republika itu, kemudian menjadi novel fenomenal. Menembus angka penjualan fantastis ratusan ribu eksemplar, dan menggetarkan jiwa yang membacanya. Asal tahu, saya pun membaca novel ini berkali-kali, dan menitikkan air mata setiap kali membacanya (lebay ya hehe…).

Sahabat JPIN sekalian, begitulah kedahsyatan “energi kerinduan”. Persis seperti yang dialami Kang Abik, lelaki asal Belitong ini juga telah berhasil memanfaatkan “energi kerinduan”. Saat ia didera kerinduan yang teramat dalam atas kenangan bersama teman-teman masa kecilnya di Belitong, juga kerinduan terhadap guru kinasihnya bernama Muslimah, ia pun kemudian memilih menggamit pena dan menuangkan serpihan-serpihan kenangan itu dalam sebuah kisah.

Laskar Pelangi, berwal dari kerinduan. (foto: internet)

Maka, terbitlah novel Laskar Pelangi, dan–seperti Ayat Ayat CintaLaskar Pelangi menjadi novel motivasi yang amat menggetarkan. Memotivasi dan menginspirasi jiwa-jiwa yang membacanya. Segera saja, Laskar Pelangi membukukan fenomena tersendiri dalam dunia fiksi Indonesia (karena ditulis berdasarkan kisah nyata), menorehkan angka penjualan fantastis, dan tentu saja meroketkan nama Andrea Hirata, penulisnya.

Nah, sahabat JPIN sekalian, ketika kamu didera kerinduan, yang amat dalam, meluap-luap seperti air bah, terhadap apa saja, kelolalah energi kerinduanmu itu. Semai kerinduanmu dalam tulisan. Ketahuilah, tulisan yang lahir dari getaran jiwa, akan menghasilkan tulisan yang menggetarkan jiwa pula. Seperti kata kalimat bijak, “Apa yg keluar dari hati, akan sampai ke hati”. Begitulah!

Salam kreatif, semoga bermanfaat.*

This entry was posted in Writing Motivation. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s