Abadikan Kenanganmu

Oleh: Badiatul Muchlisin Asti (Ketua Umum JPIN Pusat)

Badiatul Muchlisin Asti (foto: dok. JPIN)

Tulislah pengalamanmu, kenanganmu, atau cara kamu memaknai suatu peristiwa, siapa tahu, kelak ia akan menjadi ‘dokumentasi tertulis’ yang bermanfaat dan menginspirasi banyak orang. RA Kartini tidak pernah menyangka, surat-surat yang dikirim ke sahabatnya di Belanda kelak dibukukan dalam sebuah buku berjudul “Habis Gelap Terbitlah Terang” dan menginspirasi bangsa Indonesia.

Inspirasi itu pula yang dapat kita petik dari sepenggal kisah sahabat saya Yunus Yuryawan, S.STP, M.Si. Awalnya sahabat saya alumnus Praja STPDN angkatan 07 ini hanyalah seorang abdi negara yang menjabat kasie di sebuah kecamatan. Namun ketika kasus kematian Cliff Muntu menyeruak ke publik, dan IPDN (dulu STPDN) mendapat sorotan publik, mas Yunus (begitu saya biasa menyapanya) menyodorkan ke saya sebuah naskah lusuh yang berisi catatan kenangannya selama menempuh studi sabagai praja STPDN.

Di dalam naskah itu, ia “memotret” hampir semua sisi kehidupan di kampus STPDN. Sehingga membaca tulisan itu, kita seperti diajak menjelajah kisi-kisi kehidupan di kampus STPDN, termasuk kita akan mengetahui “banyak hal” yang saat itu tengah menjadi sorotan media massa, seperti budaya kekerasan, GTM (Gerakan Tutup Mulut), kasus free sex, sosok Pak Inu Kencana, dan lain sebagainya. Karena penulis memiliki latar belakang aktivis kerohanian Islam, hampir semua tulisannya itu dipenuhi nyala gairah dakwah yang amat terang, agar nilai-nilai Islam dapat mengilhami kehidupan kampus STPDN (sekarang IPDN).

Cover buku “Aku Seniormu, Bukan Kakakmu!” (Istimewa)

Naskah itu kemudian diserahkan ke saya untuk saya sunting dan terbitlah sebuah buku berjudul “Aku Seniormu, Bukan Kakakmu!”. Dari buku itulah, ia yang awalnya bukan penulis, dan tak pernah membayangkan punya sebuah karya berbentuk buku, kemudian jadi ‘penulis dadakan’ yg diundang di berbagi even bedah buku, bahkan diundang ke acara Kick Andy Metro TV.

Lewat sepenggal kisah mas Yunus Suryawan ini, saya mengajak Anda untuk jangan pernah melewatkan kesan, kenangan, pengalaman, dan cara kita memaknai sebuah peristiwa yang kita alami maupun kita saksikan. Tulislah! Semoga bermanfaat!*

This entry was posted in Writing Motivation. Bookmark the permalink.

One Response to Abadikan Kenanganmu

  1. MarWah says:

    pingin baca bukunya🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s